Pelalawan, 14 Juli 2026 – FITRA Riau bersama Tim Inspiratif menyelenggarakan kegiatan Koordinasi dan Validasi Hasil Studi Analisis Anggaran Mendukung Lanskap Lestari di Kabupaten Pelalawan pada 13–14 Juli 2026 di Kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini bertujuan memvalidasi hasil analisis anggaran sekaligus menyempurnakan rekomendasi pembiayaan yang mendukung pengelolaan lanskap lestari. Hari pertama difokuskan pada koordinasi internal bersama Bappeda melalui pengecekan data, konfirmasi hasil tagging anggaran, dan penyusunan draf validasi. Selanjutnya, pada hari kedua dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Bappeda, BPKAD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, DPMD, Dinas Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, BPBD, serta tim FITRA Riau dan Inspiratif.

Dalam diskusi, para peserta menegaskan bahwa pembiayaan lanskap lestari merupakan isu lintas sektor yang tidak hanya bergantung pada anggaran lingkungan hidup, tetapi juga mencakup infrastruktur, perkebunan, pertanian, pemberdayaan masyarakat, hingga penanggulangan bencana. Bappeda mendorong agar analisis pembiayaan turut memasukkan berbagai sumber pendanaan seperti APBD, Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBHDR), Dana Desa, Corporate Social Responsibility (CSR), serta dukungan pemerintah pusat dan provinsi. Sementara itu, DPMD memaparkan implementasi Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE), BPKAD menekankan pentingnya penyempurnaan metode tagging anggaran, sedangkan OPD lainnya menjelaskan berbagai program yang telah mendukung pengelolaan lanskap lestari, mulai dari pengendalian karhutla, rehabilitasi lingkungan, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, peremajaan sawit rakyat, hingga pengembangan agroforestri.
Menutup kegiatan, Bappeda Kabupaten Pelalawan mengapresiasi pelaksanaan studi yang dilakukan FITRA Riau dan berharap hasil kajian ini dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan, dan penganggaran daerah. Pemerintah daerah juga mengusulkan adanya pembahasan lanjutan terhadap laporan akhir agar rekomendasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Pelalawan. Melalui kegiatan ini, FITRA Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tata kelola pembiayaan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan guna memperkuat kolaborasi multipihak dalam mewujudkan pengelolaan lanskap lestari yang efektif di Kabupaten Pelalawan.











