• Privacy Policy
  • Contact Us
No Result
View All Result
Kamis, April 16, 2026
FITRA RIAU
Advertisement
PODCAST
BELA ANGGARAN
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Agenda Utama
    • Program
    • Donor dan Mitra
  • Kegiatan
    • Diskusi dan Lokakarya
    • Pendampingan
    • Penguatan Kapasitas
  • Publikasi
    • Policy Brief
    • Factsheet
    • Infografis
    • Buku dan Panduan
    • Laporan Penelitian
    • Laporan Tahunan
    • Laporan Keuangan
  • Media
    • Siaran Press
    • Fitra Riau diBerita
    • Podcast Anggaran Kita
    • Editorial dan Opini
    • Galeri
  • Layanan
    • Info Anggaran
    • BeLA-Anggaran
    • Digitalisasi Desa
    • Pengaduan Rujukan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Agenda Utama
    • Program
    • Donor dan Mitra
  • Kegiatan
    • Diskusi dan Lokakarya
    • Pendampingan
    • Penguatan Kapasitas
  • Publikasi
    • Policy Brief
    • Factsheet
    • Infografis
    • Buku dan Panduan
    • Laporan Penelitian
    • Laporan Tahunan
    • Laporan Keuangan
  • Media
    • Siaran Press
    • Fitra Riau diBerita
    • Podcast Anggaran Kita
    • Editorial dan Opini
    • Galeri
  • Layanan
    • Info Anggaran
    • BeLA-Anggaran
    • Digitalisasi Desa
    • Pengaduan Rujukan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
No Result
View All Result
FITRA RIAU
No Result
View All Result

Ketimpangan Anggaran Riau 2026: Rp133 Miliar untuk Instansi Vertikal, Hanya Rp3,6 Miliar untuk Karhutla

Pers Realise: Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau

April 4, 2026
in Pers Release

Di tengah kondisi defisit anggaran dan kebijakan efisiensi fiskal, Pemerintah Provinsi Riau justru mengalokasikan anggaran sebesar Rp133 miliar untuk mendukung pembangunan dan fasilitas instansi vertikal.

Alokasi tersebut diperuntukkan bagi sejumlah lembaga, antara lain pembangunan dan dukungan untuk rumah sakit TNI, RS Bhayangkara, rumah dinas Kepala Kejaksaan Tinggi, rumah dinas Kapolda, serta sisa pembayaran pembangunan gedung BIN Riau.

Ironisnya, kebijakan ini terjadi di saat pemerintah daerah sedang melakukan penghematan besar-besaran yang berdampak langsung pada masyarakat dan aparatur sipil negara. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dipotong, serta berbagai program pelayanan publik dan kegiatan strategis lainnya turut mengalami pengurangan anggaran.

Di sisi lain, Provinsi Riau saat ini tengah menghadapi krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah bahkan telah menetapkan status darurat karhutla hingga November 2026. Namun, komitmen anggaran untuk penanganan bencana ekologis ini justru sangat minim, hanya sekitar Rp3,6 miliar.

Kondisi ini menunjukkan adanya ketimpangan prioritas anggaran yang serius. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga langsung memukul kehidupan masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan lahan gambut. Asap yang ditimbulkan menyebabkan gangguan kesehatan, menurunkan produktivitas ekonomi, hingga memperparah angka kemiskinan.

Sementara itu, upaya pengentasan kemiskinan di Riau masih menghadapi tantangan besar. Ketimpangan pembangunan semakin terlihat ketika alokasi anggaran tidak berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat, khususnya mereka yang terdampak langsung oleh bencana ekologis.

FITRA Riau menilai kebijakan anggaran ini tidak mencerminkan keberpihakan pada kepentingan publik dan krisis nyata yang sedang dihadapi daerah.

“Alokasi Rp133 miliar untuk instansi vertikal di tengah defisit anggaran adalah bentuk kegagalan dalam menetapkan prioritas. Ini bukan hanya soal angka, tetapi soal keberpihakan. Ketika masyarakat menghadapi ancaman asap karhutla dan tekanan ekonomi, pemerintah justru mengalokasikan anggaran besar untuk kebutuhan yang tidak mendesak bagi rakyat.”FITRA Riau juga menyoroti kontras yang sangat tajam dengan alokasi penanganan karhutla yang hanya Rp3,6 miliar.

“Dengan status darurat karhutla hingga November 2026, alokasi Rp3,6 miliar sangat tidak rasional. Ini menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah dalam melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Dampak karhutla itu nyata seperti penyakit ISPA meningkat, aktivitas ekonomi terganggu, dan kelompok rentan semakin terpuruk.”

Semakin memprihatinkan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini sudah menimbulkan korban jiwa terhadap tim relawan dari Manggala Agni yang sedang memadamkan api.

Lebih lanjut, FITRA Riau menegaskan bahwa kebijakan efisiensi yang dilakukan pemerintah daerah menyasar belanja yang kurang prioritas. Kegiatan publik menunjukkan bahwa beban efisiensi justru dialihkan pada pelayanan masyarakat. Sementara belanja untuk instansi vertikal tetap besar. Ini adalah bentuk ketimpangan fiskal yang tidak adil.”

Tuntutan dan Rekomendasi
FITRA Riau mendesak Pemerintah Provinsi Riau untuk segera melakukan koreksi kebijakan
anggaran:
1. Mengalihkan anggaran instansi vertikal untuk penanganan karhutla dan perlindungan masyarakat terdampak, serta peningkatan layanan dasar publik.
2. Meningkatkan anggaran penanggulangan karhutla secara signifikan, sesuai dengan status darurat yang telah ditetapkan.
3. Memprioritaskan program pengentasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak.
4. Melakukan transparansi dan evaluasi terbuka terhadap struktur belanja daerah, agar publik dapat menilai arah kebijakan fiskal pemerintah

Narasumber; Sartika Dewi (manager advokasi & pengembangan jaringan Fitra Riau)
Hp/wa: 081363711345

ShareTweetSend

Info Terkait

Indeks Keterbukaan Informasi Anggaran 2025: Transparansi Anggaran di Riau masih Tertutup dan Timpang
Pers Release

Indeks Keterbukaan Informasi Anggaran 2025: Transparansi Anggaran di Riau masih Tertutup dan Timpang

Januari 22, 2026
49
Kategori Daerah Rentan Korupsi, Skor Integritas Rendah Jadi Alarm Darurat di Riau
Pers Release

Anggaran Ketahanan Bencana Riau Semakin Melemah di Tengah Status Siaga Darurat”

Desember 15, 2025
38
Fitra Riau: APBD Riau 2026 Harus Lebih Transparan, Akuntabel, dan Responsif Menghadapi Defisit Anggaran
Pers Release

Fitra Riau: APBD Riau 2026 Harus Lebih Transparan, Akuntabel, dan Responsif Menghadapi Defisit Anggaran

Desember 5, 2025
18
FITRA Riau: DPRD Harus Jadi Teladan Efisiensi, Bukan Beban Fiskal
Pers Release

FITRA Riau: DPRD Harus Jadi Teladan Efisiensi, Bukan Beban Fiskal

September 28, 2025
18
Next Post
FGD: Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Desa Migas

FGD: Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Sekitar Desa Migas

Diskusi dan Lokakarya

Gelar Diskusi, Fitra Tampung Gagasan Para Akademisi Untuk Kajian Pengetasan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan DBH-Migas

Maret 21, 2023
121

3 Desa Sekitar Sumur Migas di Bengkalis,“Ikuti Sosialisasi Pemanfaatan DBH Migas & Akuntabilitas CSR”

Maret 10, 2023
130

Disambut dengan hangat, Fitra sampaikan Sosialisasi Program di Desa Koto Tandun

Maret 10, 2023
37

Dua Desa di Kabupaten Pelalawan Menjadi Sasaran Program Optimalisasi DBH-Migas

Maret 9, 2023
139

Pemdes Bonai, Apresiasi FITRA adakan Sosialisasi Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Migas dan Peningkatan Akuntabilitas Sosial “CSR” untuk penanggulangan kemiskinan.

Maret 8, 2023
50

Pendampingan

Penyambutan Mahasiswa Magang Prodi Pendidikan Masyarakat UNRI di FITRA Riau:

Mahasiswa Pendidikan Kemasyarakatan FKIP UNRI Magang di Fitra Riau:Perkuat Peran dalam Pembelajaran Advokasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Februari 25, 2025
24

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNRI Magang di FITRA Riau: Mengasah Keterampilan dalam Memahami Tata Kelola Anggaran dan Transparansi Anggaran Publik.

Februari 24, 2025
78

Mahasiswa FKIP UNRI Rampungkan Magang di Fitra Riau, Siap Berkontribusi untuk Masyarakat

November 5, 2024
11

GELAR WORKSHOP, FITRA DAMPINGI DPMD DALAM PROSES VERIFIKASI PENILAIAN KINERJA DESA TAHUN 2024

Oktober 22, 2024
17

Fitra Riau memberikan Bantuan Pertanian Untuk peningkatkan Pemberdayaan Perempuan di Desa Bumbung

Oktober 27, 2023
40

Sekretariat Fitra Riau

Jl. Rw. Indah, Sidomulyo Bar., Kec. Tampan,
Kota Pekanbaru, Riau 28294

Hubungi Kami

Tertarik berkerjasama dengan kami hubungi kami:
No. Telepon: ………
Email: …………

Layanan Pengaduan

Jika menemukan masalah pelayanan publik, dugaan korupsi Hubungi Kami




© 2023 Fitra Riau - Developed with 💙 by webee.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Agenda Utama
    • Program
    • Donor dan Mitra
  • Kegiatan
    • Diskusi dan Lokakarya
    • Pendampingan
    • Penguatan Kapasitas
  • Publikasi
    • Policy Brief
    • Factsheet
    • Infografis
    • Buku dan Panduan
    • Laporan Penelitian
    • Laporan Tahunan
    • Laporan Keuangan
  • Media
    • Siaran Press
    • Fitra Riau diBerita
    • Podcast Anggaran Kita
    • Editorial dan Opini
    • Galeri
  • Layanan
    • Info Anggaran
    • BeLA-Anggaran
    • Digitalisasi Desa
    • Pengaduan Rujukan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English

© 2023 Fitra Riau - Developed with 💙 by webee.