• Privacy Policy
  • Contact Us
No Result
View All Result
Senin, Mei 18, 2026
FITRA RIAU
Advertisement
PODCAST
BELA ANGGARAN
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Agenda Utama
    • Program
    • Donor dan Mitra
  • Kegiatan
    • Diskusi dan Lokakarya
    • Pendampingan
    • Penguatan Kapasitas
  • Publikasi
    • Policy Brief
    • Factsheet
    • Infografis
    • Buku dan Panduan
    • Laporan Penelitian
    • Laporan Tahunan
    • Laporan Keuangan
  • Media
    • Siaran Press
    • Fitra Riau diBerita
    • Podcast Anggaran Kita
    • Editorial dan Opini
    • Galeri
  • Layanan
    • Info Anggaran
    • BeLA-Anggaran
    • Digitalisasi Desa
    • Pengaduan Rujukan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Agenda Utama
    • Program
    • Donor dan Mitra
  • Kegiatan
    • Diskusi dan Lokakarya
    • Pendampingan
    • Penguatan Kapasitas
  • Publikasi
    • Policy Brief
    • Factsheet
    • Infografis
    • Buku dan Panduan
    • Laporan Penelitian
    • Laporan Tahunan
    • Laporan Keuangan
  • Media
    • Siaran Press
    • Fitra Riau diBerita
    • Podcast Anggaran Kita
    • Editorial dan Opini
    • Galeri
  • Layanan
    • Info Anggaran
    • BeLA-Anggaran
    • Digitalisasi Desa
    • Pengaduan Rujukan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
No Result
View All Result
FITRA RIAU
No Result
View All Result

Awas Daerah “Bangkrut”

Mei 31, 2012
in Editorial dan Opini

Inti dari penganggaran daerah di era otonomi saat ini adalah, bagaimana Pemerintah daerah mempunyai kemampuan managerial yang prima dalam mengumpulkan pendapatan dan kemudian mengalokasikannya untuk belanja pemerintahan yang proporsional. Hal ini dimaksud agar pengelolaan anggaran daerah mampu memberikan efek positif terhadap meningkatnya pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.

 

Untuk itu diperlukan kebijakan pendapatan daerah yang tidak memberatkan masyarakat dan para pelaku usaha serta penerapan strategi belanja daerah melalui pendekatan belanja yang tidak boros (utamanya pada belanja aparatur) dan tidak pelit (utamanya belanja pada sektor strategis pengungkit pertumbuhan ekonomi dan indikator kesejahteraan masyarakat).

 

Hasil anaslisis FITRA Riau, menunjukkan masih banyaknya terjadi pemborosan anggaran – anggaran yang tidak perlu. Usman menyebutkan, bahwa terdapat 6 daerah Kabupaten / kota Se-Riau yang lebih dari 40% APBD untuk Belanja Aparatur. daerah tersebut adalah, adalah Inhu (46,6 persen), Kampar (55,3 persen), Kuansing (47,2 persen), Rohul (42,5 persen), Dumai (53,9 persen), dan Pekanbaru (59,4persen).

 

Kondisi demikian menunjukkan bahwa kapasitas aparatur daerah itu, tidak sebanding dengan keuangan daerahnya sendiri. Sehingga APBD yang seyognya untuk belanja publik terkuras atau terpaksa di kurangi untuk memberikan gaji dan tunjanganaparatur.

 

Besarnya, belanja untuk pemenuhan kebutuhan aparatur tidak sebanding dengan besarnya PAD yang ada disetiap daerah. PAD daerah cenderung sedikit, bahkan di enam Kabupaten/kota tersebut (data FITRA RIAU), kekuatan PAD membiayai belanja daerah dibawah 5%.

 

Selain itu, data FITRA menunjukkan, penyandra APBD Provinsi Riau tahun 2012 selain  belanja apatur, juga tersandra dengan belanja seremonial. Mungkin semua sudah mengetahui betapa hebatnya Riau ditahun 2012 ini, pesta tiga iven olah raga sekala nasional berturut-turt diadakan di Riau. hal itu sudah barang tentu akan menyerap anggaran APBD yang tidak sedikit. Laju pembangunan ditahun 2012 ini memang betul, namun pembangunan seperti apa?. Yang ada hasil bangunan-bangunan gedung olahraga dengan nilai triliunan rupiah itu sia-sia, dan membebani anggaran dengan anggaran pembiayaan setiaptahunnya.

 

Benar juga prediksi FITRA Riau, jika kebijakan anggaran yang tidak tepat, pembangunan yang mengarah kepada bagaimana meningkatkan popularias penguasa, dengan tidak mempertimbangkan efek. Serta pemborosan anggaran untuk pemenuhan Syahwat Aparatur maka, akan kebangkrutan daerah kemungkinan besar terjadi.

 

Posisi pemerintah tidak ubah selayaknya panitia yang bertugas mengelola keuangan daerah yang berasal dari rakyat. Maka dari itu pemerintah dituntut bijaksana dalam menyelenggarakan negara yang notaben-nya adalah uang yang berasal dari pajak rakyat.

 

Yaitu dengan pencermatan atau pengkajian terhadap program dan penggunaan sumberdaya keuangan memungkinkan setiap penyelenggara pemerintahan benar-benar bekerja sesuai target kinerja yang dicanangkan, efisien, azaz manfaat menjadi tolok ukur, serta skala prioritas tetap menjadi acuan utama dalam mengatur kebijakan keuangan daerah.

 

Bukan sebaliknya politisasi kebijakan keuangan yang didahulukan sehingga berdampak pada ketidak adilan dan ketidak meratanya pembangunan disegala bidang. bahkan yang lebih parah lagi, ketika kepanitiaan (pemerintah) sebagai pengelola keuangan daerah justru terus subur dan tidak sesuai dengan besarnya alokasi anggaran yang mendongkrak peningkatan kesejahteraan masyarakat dari perbaikan ekonomi.

 

DPRD sebagai lembaga pengawas, juga musti berani, karena ditanganmu rakyat menitipkan aspirasi. Fungsi pengawasan, legitimasi juga harus digalakkan, sehingga arah kebijakan pemerintah daerah benar-benar untuk kesejahteraan rakyat. Bukan justru sebaliknya DPRD ikut bermain, seperti kasus Suap Perda 6 tahun 2010 lalu. Kesalahan DPRD akan berimbas pada penderitaan rakyat yang berkepanjangan.

 

Oleh : Triono Hadi 

ShareTweetSend

Info Terkait

Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI): Kunci Pembangunan Inklusif dan Adil Gender di Riau
Editorial dan Opini

Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI): Kunci Pembangunan Inklusif dan Adil Gender di Riau

Januari 28, 2026
39
“Ketika Desentralisasi Kehilangan Makna”
Editorial dan Opini

“Ketika Desentralisasi Kehilangan Makna”

Januari 6, 2026
109
M.Syahrudin
Editorial dan Opini

Dampak Pemangkasan TKD terhadap Pembangunan Desa

Oktober 13, 2025
290
Ketimpangan Fiskal: Negara Kaya, Daerah Terjepit
Editorial dan Opini

Ketimpangan Fiskal: Negara Kaya, Daerah Terjepit

September 3, 2025
222
Next Post

APBD 2012 Bagi-Bagi Untuk Siapa?

Diskusi dan Lokakarya

Gelar Diskusi, Fitra Tampung Gagasan Para Akademisi Untuk Kajian Pengetasan Kemiskinan Melalui Pemanfaatan DBH-Migas

Maret 21, 2023
123

3 Desa Sekitar Sumur Migas di Bengkalis,“Ikuti Sosialisasi Pemanfaatan DBH Migas & Akuntabilitas CSR”

Maret 10, 2023
136

Disambut dengan hangat, Fitra sampaikan Sosialisasi Program di Desa Koto Tandun

Maret 10, 2023
39

Dua Desa di Kabupaten Pelalawan Menjadi Sasaran Program Optimalisasi DBH-Migas

Maret 9, 2023
144

Pemdes Bonai, Apresiasi FITRA adakan Sosialisasi Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Migas dan Peningkatan Akuntabilitas Sosial “CSR” untuk penanggulangan kemiskinan.

Maret 8, 2023
56

Pendampingan

Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan di Wilayah Migas, FITRA Riau Laksanakan Pemetaan Potensi dan Pembentukan Kelompok Perempuan di Bengkalis

Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan di Wilayah Migas, FITRA Riau Laksanakan Pemetaan Potensi dan Pembentukan Kelompok Perempuan di Bengkalis

Mei 7, 2026
2

Mahasiswa Pendidikan Kemasyarakatan FKIP UNRI Magang di Fitra Riau:Perkuat Peran dalam Pembelajaran Advokasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Februari 25, 2025
27

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNRI Magang di FITRA Riau: Mengasah Keterampilan dalam Memahami Tata Kelola Anggaran dan Transparansi Anggaran Publik.

Februari 24, 2025
80

Mahasiswa FKIP UNRI Rampungkan Magang di Fitra Riau, Siap Berkontribusi untuk Masyarakat

November 5, 2024
12

GELAR WORKSHOP, FITRA DAMPINGI DPMD DALAM PROSES VERIFIKASI PENILAIAN KINERJA DESA TAHUN 2024

Oktober 22, 2024
18

Sekretariat Fitra Riau

Jl. Rw. Indah, Sidomulyo Bar., Kec. Tampan,
Kota Pekanbaru, Riau 28294

Hubungi Kami

Tertarik berkerjasama dengan kami hubungi kami:
No. Telepon: ………
Email: …………

Layanan Pengaduan

Jika menemukan masalah pelayanan publik, dugaan korupsi Hubungi Kami




© 2023 Fitra Riau - Developed with 💙 by webee.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Agenda Utama
    • Program
    • Donor dan Mitra
  • Kegiatan
    • Diskusi dan Lokakarya
    • Pendampingan
    • Penguatan Kapasitas
  • Publikasi
    • Policy Brief
    • Factsheet
    • Infografis
    • Buku dan Panduan
    • Laporan Penelitian
    • Laporan Tahunan
    • Laporan Keuangan
  • Media
    • Siaran Press
    • Fitra Riau diBerita
    • Podcast Anggaran Kita
    • Editorial dan Opini
    • Galeri
  • Layanan
    • Info Anggaran
    • BeLA-Anggaran
    • Digitalisasi Desa
    • Pengaduan Rujukan
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English

© 2023 Fitra Riau - Developed with 💙 by webee.